Madrasah Tsanawiyah Ash-Shalihin Gowa
Sunday, 19 February 2023
Saturday, 9 May 2020
Daftar Online Mudah di Ash-Shalihin Gowa
Tahun ajaran baru di masa sekarang sangat berbeda. Semua orang dari Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi (PT) mengharuskan mendaftar secara online. Di Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa juga demikian sudah menerapkan pendaftaran murid baru secara online. Pendaftaran online di Ash-Shalihin tidak sulit.
Daftar online di Ash-Shalihin sangat mudah, tutur Pengasuh di Ash-Shalihin, M. Kafrawy Saenong. Cukup klik linknya https://forms.gle/KYueLWKwGuXJTAEV9 . Hanya mengisi beberapa data penting untuk selanjutnya akan ditindaklanjut untuk proses tes dan sekolah.
Gambar: bentuk formulir online Ash-Shalihin
Mari belajar di madrasah (sekolah) sederhana ini. Sekolah di Gowa dengan nyaman tanpa harus pusing dengan biaya tinggi, bayar jutaan, belasan hingga puluhan juta. Di Ash-Shalihin para murid akan dibekali pelajaran agama dan dunia secara seimbang. Santri juga dibekali hafalan (tahfidz), bahasa dan keterampilan lainnya sebagai modal kehidupan, tutup Pengasuh.
Tuesday, 5 May 2020
Ponpes Ash-Shalihin Gowa Bebaskan SPP Santri
Hampir seluruh dunia sedang mengalami ujian dengan adanya virus covid 19tak terkecuali di Gowa. Kalau ujian, tentu ada yang akan lulus dan ada juga tidak lulus. Bijaklah kita terhadap ujian yang melanda.
Kondisi ekonomi setiap orang sedang mengalami penurunan. Tidak terkecuali orang tua atau wali santri di Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa. Sehingga perlu ada kemudahan-kemudahan yang hendak diperoleh. Para santri diberitahukan sejak libur diakhir Maret 2020 melalui Surat untuk orang tua atau walinya, bahwa SPP (Surat Persetujuan Pembayaran) atau biaya pemondokan digratiskan selama wabah Corona.
Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Gowa Drs. KH. Saenong Ibrahim, M. Ag mengatakan bahwa, seluruh operasional mondok ditiadakan untuk santri. Menurutnya, operasional pemondokan, pemiliharaan sekolah dan transpor guru diberikan dengan sumber dana yang berasal dari bantuan pemerintah dan para penyantun pesantren. Kami selalu bersyukur atas amanah serta kepercayaan itu, tutur Ketua MUI Kecamatan Rappocini ini.
Gambar: Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Gowa (Dok. Pribadi)
Pemerintah dan masyarakat bersatu untuk saling bantu kepada yang membutuhkan. Bantuan sekecil apapun, mesti digerakkan oleh masing -masing individu. Ujian ini tidak boleh diabaikan atau lari. Ujian Covid 19 mesti dihadapi dengan sabar dan berupaya untuk bertahan hidup di tengah keadaan yang melanda. Harapannya, ujian ini segera berakhir. Semoga.
Sunday, 1 December 2019
Sambut Tahun Baru Islam 1441 H, Ponpes Ash-Shalihin Gowa Gelar Pawai Muharram
GOWA - Tahun Baru Islam 1441 Hijriah menjadi penanda berpindahnya dari tahun sebelumnya 1440 Hijriah.
1 Muharram merupakan awal bulan Islam dalam penanggalan tahun Hijriah.
1 Muharram ibaratnya 1 Januari di Tahun Masehi. Awal tahun perhitungan Islam ini, perlu diketahui masyarakat terutama generasi muda.
Pondok Pesantren AshShalihin Gowa menyambut tahun baru Islam dengan mengadakan konvoi jalan kaki di sekitar Pesantren Kelurahan Romang Polong dan Paccinongan Gowa.
Diikuti sekitar 300 santri dari berbagai tingkatan pendidikan MI setara SD, MTs setara SMP, Dan MA setara SMA.
Kegiatan ini didukung oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar yang sedang mengadakan praktek mengajar di Madrasah sederhana ini.
Semangat Belajar. Menurut Pimpinan Ponpes Ash-Shalihin Gowa, Ustadz M. Kafrawy Saenong, pelaksanaan acara jalan Hijrah dari kami ini adalah untuk lingkungan sekitar pesantren dan masyarakat. Santri diminta memungut sampah dan dikumpulkan dalam karung untuk diolah kembali (recycle) di madrasah (sekolah), tutur Pimpinan Ponpes Ash-Shalihin.
Thursday, 2 August 2018
UIN Alauddin Serahkan 49 Mahasiswa Di Ash-Shalihin Gowa
Sekretaris Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, DR.H.Susdiyanto,M.Si menyerahkan mahasiswa untuk praktek mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Ash-Shalihin dan Madrasah Tsanawiyah Ash-Shalihin.
Ini merupakan praktek mengajar. Pilihan menjadi guru harus memiliki teori yang baik. Bahkan menurut DR.Susdiyanto, jadi guru itu harus bisa menjadi seperti anak yang diajar. Terjunkan diri saat menjadi guru kepada para murid.
Praktek perlu selalu mendapat bimbingan dari semua. Dengan harapan anak-anak mahasiswa kelak menjadi guru yang baik. Aamiin.
Monday, 28 May 2018
Safari Ramadan Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa
Segala puji bagi Allah Swt, telah memberikan kesempatan untuk mengadakan safari ramadan. Safari Ramadan tahun ini bertemakan Ilmu dan Amaliahnya untuk Semesta. Safari dilaksanakan tanggal 10-11 Ramadan 1439 H. Suksesnya acara tidak terlepas oleh sumbangan donatur pesantren. Sebanyak 4 santri yang dikirim untuk safari di Desa Sepee, Barru.
Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Drs.KH.Saenong Ibrahim, M.Ag, berpesan agar santri dapat memberi teladan yang baik bagi masyarakat. Penerimaan yang baik juga dirasakan selama safari di Barru. Semoga kegiatan-kegiatan yang baik dapat terlaksana di kemudian hari. Aamiin.
Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Drs.KH.Saenong Ibrahim, M.Ag, berpesan agar santri dapat memberi teladan yang baik bagi masyarakat. Penerimaan yang baik juga dirasakan selama safari di Barru. Semoga kegiatan-kegiatan yang baik dapat terlaksana di kemudian hari. Aamiin.
Thursday, 26 April 2018
Puisi Tentang Palestina Karya Santri Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa
Bismillah, kami tampilkan karya puisi santri kami. Kami sadar dan telah mengkoreksi keaslian karya ini jauh dari sifat original (asli). Mohon maaf nama sumber penulis asli puisi tidak dikutip. Puisi-puisi ini merupakan tidak lain hanya bentuk solidaritas kami sebagai sesama manusia dengan yang ada di Palestina. Selamat membaca. Terima Kasih
Foto santri dan Guru saat wisata Sejarah di Makassar
Foto santri dan Guru saat wisata Sejarah di Makassar
Palestinaku
Oleh: Andi
Alifka (Kelas IX MTs Ash-Shalihin Gowa)
Kecil dan
punya kekuatan besar Palestina
Pendek dan
Tinggi tembakanmu ke segala penjuru
Nyawa
nampak bertaburan
Debu seakan
saksi dari sekian kesaksian
Kobarkan
semangat bangkitmu
Palestinaku
Perjuangan
Bangsa Palestina
Oleh: Hilda
(Kelas IX MTs Ash-Shalihin Gowa)
Kupandangi langit yang biru indah
Tapi, tak seindah nasib bangsa Palestina
Kulihat anak-anak riang
Tapi tak seriang anak Palestina
Kulihat bangsa Palestina
Yang penuh dengan penderitaan
Kotor dan penuh dengan darah
Semenjak itu aku bertanya
Bertanya di dalam hati
Apa sebabnya nasib Palestina
Mengapa bangsa Palestina penuh derita
Hatiku menangis di Pulau Rawan
Mengapa bangsa Palestina musnah
Setelah bangsa Palestina di Serang
Nasib Palestina sungguh menderita
Banyak anak-anak yang tak berdosa
Menjadi genjatan senjata Israel
Bangsa Palestina mengangis penuh derita
Tapi Palestina terus berjuang demi bangsa dan
agama
Bangunlah oh Pemuda Palestina
Oleh: Nursyamsi (Kelas IX MTs Ash-Shalihin
Gowa)
Gempita suara atas angkasa
Wahyu kebangunan tanah tercinta
Bangunlah pemuda Palestina
Saudaraku sayang
Dengarlah nyanyian girang gemirang
Marilah saudara Palestina berbimbingan tangan
Mengayun langkah pulang
Ke Negara Palestina
Bersinar cahaya di ufuk Timur
Tanda bangsaku melihat sinar
Bangunlah saudara pemuda Palestina
Berjuanglah demi tanah airmu
Mari membela agamamu
Gunakan tenaga ketika selagi ada
Berjuanglah Negara Palestina
Ombak berdesir lagunya merdu
Diiringi kasidah alunan lagu
Bangkitlah pemuda Palestina demi Negara
Dengarlah panggilan Negara tercinta
Jangan lagi duduk merenung
Marilah kita berjuang
Palestina
Oleh: Rahmat Rauf (Kelas VII MTs Ash-Shalihin
Gowa)
Palestina merupakan Negara yang letaknya di
Timur Tengah
Antara Laut Tengah dan Sungai Yordan
Gaza adalah sebuah nama tanah harapan
Luasnya tak lebih 360 KM²
Palestina bagian Selatan juga keberadaannya
terjepit
Semuanya di kuasai oleh Zionis Israel
Sekian lama Israel bernafsu mengausai Palestina
Bukan perkara mudah bagi Israel untuk masuk ke
Palestina
Ini semua karena ada kuasa Yang Maha Kuasa
Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu
Oleh: Nur Ramadhani S (Kelas VIII MTs
Ash-Shalihin Gowa)
Ketika Kiblat pertama
Mereka gerak dan keroki
Bagai kelakuan Reptilia
Bawah tanah
Dan sepatu-sepatu
Serdadu menginjaki
Tumpuan kening kita semua
Serasa runtuh lantai papan
Surau tempat aku waktu kecil
Belajar tajwid al-Qur’an
40 tahun silam
Di bawahnya pada kolam ikan
Yang air gunungnya
Bening kebiru-biruan
Kini ditetesi air mataku
Islam Palestina
Oleh: Ade Risma (Kelas VIII MTs Ash-Shalihin
Gowa)
Setiap hari nasibmu malang
Malammu selalu tidak tenang
Dan di kala hari nyawamu terancam melayang
Telan pahit kehidupan
Lelah akan rasa tembakan
Ledakan
Seakan kebal dan tuntutan pengorbanan
Aku bangsamu
Beda nasib beda tempat
Tapi
bersama kekurangan yang menghambat
Nyaliku ingin pula menahan ledakanmu
Hatiku ingin pula menolong dan membantumu
Karena nyawaku tak sabar mati sahid bersamamu
Namun saat ini hanya doa yang temani jihadmu
Palestina, Islam terancam
Indonesia, Islam terang
Yahudi harus di musnahkan!
Januari 2018
Subscribe to:
Posts (Atom)










