Saturday, 9 May 2020

Daftar Online Mudah di Ash-Shalihin Gowa


Tahun ajaran baru di masa sekarang sangat berbeda. Semua orang dari Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi (PT)  mengharuskan mendaftar secara online. Di Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa juga demikian sudah menerapkan pendaftaran murid baru secara online. Pendaftaran online di Ash-Shalihin tidak sulit.  

Daftar online di Ash-Shalihin sangat mudah, tutur Pengasuh di Ash-Shalihin, M. Kafrawy Saenong.  Cukup klik linknya https://forms.gle/KYueLWKwGuXJTAEV9 . Hanya mengisi beberapa data penting untuk selanjutnya akan ditindaklanjut untuk proses tes dan sekolah. 

                            Gambar: bentuk formulir online Ash-Shalihin

Mari belajar di madrasah (sekolah) sederhana ini. Sekolah di Gowa dengan nyaman tanpa harus pusing dengan biaya tinggi,  bayar jutaan, belasan hingga puluhan juta. Di Ash-Shalihin para murid akan dibekali pelajaran agama dan dunia secara seimbang. Santri juga dibekali hafalan (tahfidz), bahasa dan keterampilan lainnya sebagai modal kehidupan,  tutup Pengasuh.

Tuesday, 5 May 2020

Ponpes Ash-Shalihin Gowa Bebaskan SPP Santri


Hampir seluruh dunia sedang mengalami ujian dengan adanya virus covid 19tak terkecuali di Gowa. Kalau ujian, tentu ada yang akan lulus dan ada juga tidak lulus.  Bijaklah kita terhadap ujian yang melanda.

Kondisi ekonomi setiap orang sedang mengalami penurunan. Tidak terkecuali orang tua atau wali santri di Pondok Pesantren Ash-Shalihin Gowa. Sehingga perlu ada kemudahan-kemudahan yang hendak diperoleh.  Para santri diberitahukan sejak libur diakhir Maret 2020 melalui Surat untuk orang tua atau walinya,  bahwa SPP (Surat Persetujuan Pembayaran) atau biaya pemondokan digratiskan selama wabah Corona.

Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Gowa Drs. KH. Saenong Ibrahim,  M. Ag  mengatakan bahwa,  seluruh operasional mondok ditiadakan untuk santri.  Menurutnya,  operasional pemondokan,  pemiliharaan sekolah dan transpor guru diberikan dengan sumber dana yang berasal dari bantuan pemerintah dan para penyantun pesantren. Kami selalu bersyukur atas amanah serta kepercayaan itu,  tutur Ketua MUI Kecamatan Rappocini ini.

                  Gambar: Pendiri Ponpes Ash-Shalihin Gowa (Dok.  Pribadi) 

Pemerintah dan masyarakat bersatu untuk saling bantu kepada yang membutuhkan. Bantuan sekecil apapun, mesti digerakkan oleh masing -masing individu.  Ujian ini tidak boleh diabaikan atau lari.  Ujian Covid 19 mesti dihadapi dengan sabar dan berupaya untuk bertahan hidup di tengah keadaan yang melanda. Harapannya,  ujian ini segera berakhir.  Semoga.